Senin, 01 Mei 2017

MACAM-MACAM ALGA DI AIR TAWAR

                               
MACAM-MACAM ALGA DI AIR TAWAR

              I.     TOPIK PRAKTIKUM
Alga Air Tawar

                            II.            TUJUAN PRAKTIKUM
1.        Untuk mengetahui macam-macam alga yang dapat ditemukan diair tawar.
2.        Untuk mengetahui bentuk sel uniseluler, koloni, dan multiseluler pada alga.
3.        Untuk mengetahui ciri-ciri setiap divisi alga yang hidup diair tawar.

                         III.            DASAR TEORI
Alga dalam istilah Indonesia sering disebut sebagai ganggang merupakan tumbuhan talus karena belum memiliki akar, batang dan daun sejati. Alga  (Ganggang) merupakan protista mirip tumbuhan. Alga adalah protista yang bersifat fotoautotrof yang dapat membuat makanannya sendiri dengan cara fotositentis. Alga (ganggang) memiliki kloroplas dengan mengandung klorofil atau plastida yang berisi pigmen fotosintetik lainnya.
Tumbuhan ganggang merupakan tumbuhan talus yang hidup di air, baik air tawar maupun air laut, alga (ganggang) selalu menempati habitat yang lembab atau basah. Jenis yang hidup bebas di air terutama yang  bersel satu dan dapat bergerak aktif merupakan penyusun plankton, tepatnya fitoplankton. Yang melekat pada sesuatu yang ada di dalam air disebut bentos. Jenis yang bergerak aktif memepunyai alat untuk bergerak berupa bulu cambuk atau flagel. Selain itu pada ganggang spora dan gaetnya pun lazimnya dapat bergerak aktif dengan perantaraan flagelanya pula. Spora dan gamet suatu jenis ganggang seringkali sama bentuk dan ukurannnya.
A.    Ciri-Ciri Alga (Ganggang)
Ganggang (alga) memiliki karakteristik/ciri-ciri umum antara lain sebagai berikut... 
·           Organisme eukariotik 
·           Bersifat fotoautotrof (berfotosintetis)
·           Mempunyai klorofil dan pigmen fotosintetik lainnya, 
·           Mempunyai pirenoid
·           Menyimpan cadangan makanan
·           Bersifat uniseluler/multiseluler
·           Memiliki dinding sel/tidak
·           Soliter/berkoloni
·           Bergerak/tidak bergerak
·           Bereproduksi secara aseksual yaitu membelah diri/fragmentasi/spora vegetatif, dan seksual yaitu konjugasi/singami/anisogami. 
·           Metagenesis atau tidak 
·           Hidup dengan bebas atau bersimbiosis dengan jamur membentuk lichen 
·           Tubuh Ganggang (Alga) tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Tubuh berupa talus, sehingga termasuk dalam golongan thalophyta
·           Habitat di perairan baik di air tawar maupun di air laut, tempat lembab. Menempel di bebatuan (epilitik), tanah/lumpur/pasir (epipalik), menempel pada tumbuhan sebagai (epifik), dan menempel tubuh hewan (epizoik). 
B.     Klasifikasi Alga (Ganggang)

a.         Euglenoid (Euglenophyta) (Alga Hijau Terang) 
Euglenoid berasal dari bahasa Yunani dari kata eu yang berarti sejati, dan gleen yang berarti mata. Euglenoid adalah ganggang (alga) uniseluler dengan bintik mata yang berwarna merah (stigma), dan tidak berdinding sel, memiliki flagela, dan dapat bergerak aktif seperti hewan, tetapi berklorofil dan berfotosintetis seperti tumbuhan.

b.        Chrysophyta (Ganggang/Alga Keemasan atau Ganggang Pirang)
Chrysophyta berasal dari bahasa Yunani dari kata Chrysos yang berarti emas. Chrysophyta (ganggang keemasan/alga keemasan) adalah ganggang yang memiliki pigmen dominan derivat yang berupa xantofil (kuning), dan pigmen lainnya yaitu klorofil a, c, dan fukosantin (cokelat). Chrysophyta bersifat uniseluler soliter, uniseluler koloni, dan juga multiseluler. Ada Chrysophyta yang memiliki flagela, dan ada juga tidak memiliki flagela, Chrysophyta dengan berdinding sel mengandung hemiselulosa, pektin, atau silika. Chrysophyta menyimpan cadangan makanan dalam bentuk karbohidrat atau lemak. Habitatnya di air tawar dan air laut. Chrysophyta hidup sebagai organisme fotoautotrof. Namun sebagian spesies ada mampu menyerap senyawa organik terlarut (miksotrofik) atau menelan partikel makanan dan bakteri dengan menjulurkan pseudopodianya.

c.         Pyrrophyta (Dinoflagellata atau Ganggang Api) 
Pyrrophyta berasal dari bahasa Yunani dari kata pyrrhos yang artinya api atau ganggang api. Pyrrophyta adalah alga uniseluler yang menyebabkan air laut tampak bercahaya (berpendat) di malam hari karena sel-selnya mengandung fosfor. Pyrrophyta disebut juga dengan Dinoflagellatayang berasal dari kata Yunani dari kata dinos yang berarti berputar dan flagel yang berarti cambuk, karena memiliki flagela. Kecepatan dari pertumbuhan populasi Pyrrophyta (ganggang api) dipengaruhi oleh suhu, kadar garam dan nutrisi, serta kedalaman air laut. Di musim tertentu, terjadi perputaran arus dari bawah laut yang menimbulkan terangkatnya nutrisi dari dasar laut ke permukaan. Hal ini menyebabkan populasi Ganggang api (Pyrrophyta) melimpah (blooming) dan timbul pasang merah (red tide) di laut.

d.        Chyanophyta (Ganggang/Alga Hijau) 
Chlorophyta berasal dari bahasa Yunani dari kata Chloros yaitu hijau. Chlorophyta (Ganggang hijau) adalah ganggang yang berwarna hijau dengan pigmen dominan klorofil a dan klorofil b, serta pigmen tambahan karoten (kuning kemerahan) dan xantofil (kuning). Klorofil b adalah jenis klorofil yang terdapat di tumbuhan dan tidak dimiliki oleh ganggang lain, kecuali Chlorophyta dan Euglenophyta. Chlorophyta memiliki dinding sel dari selulosa. Cadangan makanannya disimpan dalam bentuk amilum, minya, dan protein.

e.         Charophyta/cyanobacteria(Alga hjau- biru)
            Ganggang hijau biru juga disebut sebagai cyanobacteria, merupakan bentuk ganggang paling sederhana.Contoh spesies ganggang hijau biru adalah Nostoc dan Calothrix. Seperti namanya, ganggang jenis ini berwarna hijau biru yang hidup soliter atau dalam koloni. Ganggang hijau biru mengandung klorofil a, b, dan phycobilins. Mereka merupakan organisme prokariotik yang menyerupai bakteri.
f.         Charophyta (Alga Hijau)
       Alga Charophyta merupakan organisme multiseluler yang talusnya serupa tanaman, warna talus hijau. Alat reproduksi berbentuk bola yaitu nukul (oogonium) dan globul (anteredium). Umumnya berhabitat di air tawar.





                         IV.            ALAT DAN BAHAN
a.        Alat
No
Nama Alat
Jumlah
1.
Mikroskof
1 buah
2.
Kaca objek
3 buah
3.
Kaca penutup
3 buah
4.
Pipet Tetes
1 buah
5.
Kamera Handphone
1 buah

b.   Bahan
No
Nama Bahan
Jumlah
1.
Sampel Air kolam
Secukupnya
2.
Sampel Air got
Secukupnya
3.
Sampel Air parit
Secukupnya
4.
Sampe Air rawa
Secukupnya
5.
Kapas
Secukupnya
6.
Tissue
Secukupnya




  

                            V.            PROSEDUR KERJA
1.      Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2.      Meletakan sedikit kapas pada kaca objek.
3.      Meneteskan sampel air got, air kolam, air rawa masing-masing ada kaca objek.
4.      Menutup kaca objek menggunakan kaca penutup.
5.      Meletakan kaca objek di bawah mikroskof.
6.      Mengamati ketiga sampel air, secara bergantian pada di bawah mikroskof.
7.      Mengambil gambar hasil pengamatan menggunakan kamera handphone.
8.      Menggambar dan memberi keterangan hasil pengamatan pada laporan sementara.
9.      Membersihkan alat dan bahan yang digunakan.



  


                         VI.            HASIL PENGAMATAN
Pengamatan pada sampel air got

Gambar Hasil Pengamatan
Gambar Pembanding
Closterium moniliferum
Perbesaran 40 × 10 ( 400 kali )











Keterangan:




Closterium moniliferum



Sumber: http://siradel.blogspot.co.id/2011/04/
closterium-moniliferum-ganggang-yang.html
Gambar Pengamatan
Keterangan



Sumber : Dokumentasi kelompok 1

Keterangan :
1.      Closterium moniliferum



Pengamatan pada sampel air kolam

Gambar Hasil Pengamatan
Keterangan
Oscillatoriaa sp.
Perbesaran 40 × 10 ( 400 kali )














Keterangan:




Oscillatoriaa sp.













Keterangan:





/images/Prokaryotes/
Oscillatoriaceae/Oscillatoria/
sp_16.html


Dokumentasi Kelompok
Keterangan:




Sumber : Dokumentasi Kelompok 1


1. Oscillatoriaa sp.


                      VII.            PEMBAHASAN

Dari hasil pengamatan dan pratikum yang telah dilakukan pada pengamatan alga (ganggang) maka dapat dibahas sebagai berikut :

a.       Pada sampel air got kami menemukan salah satu spesies dari alga (ganggang) yaitu closterium sp dengan perbesaran 400 kaliyang berhabitat di air tawar yang kami temukan di jalan sangga buana. Morfologi closterium sp,berbentuk bulan sabit memanjang desmid, ujung-ujung sel meruncing dan dapat menunjuk atau bulat, hanya memiliki 1 inti pusat tunggal,  setiap semicell memiliki satu atau dua aksial, kloroplas bergerigi dengan satu pirenoid, dinding kadang-kadang kuning atau berwarna coklat, memiliki lendir di ujung sel, bergerak dengan cara membalik, merupakan bakteri uniseluler, hidup secara homothalic (1 klon sel) atau heterothalic (membentuk zigospores), reproduksi secara generatif dan vegetatif. closterium sp merupakan organisme multi seluler.

Klasifikasi
Kingdom  : Plantae
Divisi        : Charophyta
Class         : Zygnemophyceae
Ordo         : Desmidiales
Family      : Closteriaceae
Genus       : Closterium
Speseies    : Closterium sp  

b.      Pada sampel air kolam kami menemukan salah satu spesies dari alga (ganggang) yaitu Oscillatoria sp dengan perbesaran 400 kaliyang berhabitat di air tawar yang kami temukan di belakang lab zoologi. Morfologi Oscillatoria sp,Berbentukbenangtebal, terdiriatassel-selpipihdandapatbergerak / bergetar, warnanyahijaukebiruan, banyakditemukan di air , berkembangbiakdenganmembentukhormogonium, yaitusel-seldalamkoloni yang memilikikemampuantumbuhmenjadibenangbaru.  Oscillatoria adalah genus dari berfilamencyanobacterium dimana adalah nama untuk osilasi dalam gerakannya. Oscillatoria berbentuk filamen tak bercabang yang terdiri atas sel-sel pipih. Lebar sel dapat mencapai 6,8 μm. Filamen ada yang terlihat berwarna hijau, biru-hijau, dan tidak memiliki heterosista. Filamen tersebut dapat bergerak dengan cara meluncur lambat. Oscillatoria adalah organisme yang bereproduksi dengan fragmentasiOscillatoria bentuk filamen panjang sel yang dapat masuk ke fragmen disebut hormogonia. Para hormogonia dapat tumbuh menjadi filamen baru yang lebih panjang. Istirahat di filamen biasanya terjadi di mana sel-sel mati (nepridia) yang hadir Oscillatoria menggunakan fotosintesis untuk bertahan hidup dan bereproduksi.. Setiap filamen oscillatoria terdiri dari trichome yang terdiri dari baris sel. Ujung trichome berosilasi seperti pendulum.

Klasifikasi
Kingdom   : Bacteria
Phylum      : Cyanophyta
Class          : Cyanophyceae
Order         : Oscillatoriales
Family       : Oscillatoriaceae
Genus        : Oscillatoria
Spesies       : Oscillatoria sp.



  
                               VIII.            DAFTAR PUSTAKA

Sianipa Prowel. 2010. Biologi. Yogyakarta : Pustaka Publisher.
Tjitrosoepomo, G. 2000. Taksonomi Tumbuhan Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta dan Pterydophyta. Yogyakarta : UGM Press.
Tjitrosoepomo, Gembong.1989.Taksonomi Tumbuhan Rendah. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar